<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="533071">
 <titleInfo>
  <title>Pengantar Kebanksentralan:</title>
  <subTitle>Teori dan Praktik di Indonesia</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Simorangkir(Ed), Iskandar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Rajawali Pers</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">1</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku</form>
  <extent>xviii, 654 hlm,23 cm cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daftar Isi&#13;
BAB 1: PENDAHULUAN&#13;
1.1 Peran Bank Sentral di Era Modern – 1&#13;
1.2 Perubahan Lingkungan Strategis dan Mandat Pascakrisis – 3&#13;
1.3 Implikasi Teoretis dan Kebijakan – 7&#13;
1.4 Mengenai Buku Ini – 9&#13;
&#13;
BAB 2: KELEMBAGAAN BANK SENTRAL&#13;
2.1 Pendahuluan – 17&#13;
2.2 Evolusi Fungsi dan Kelembagaan Bank Sentral – 22&#13;
2.2.1 Tujuan dan Tugas Bank Sentral – 27&#13;
2.2.2 Perkembangan Bank Sentral di Beberapa Negara – 29&#13;
2.3 Kelembagaan Bank Indonesia – 32&#13;
2.3.1 Evolusi Bank Indonesia – 33&#13;
2.3.2 Tujuan, Tugas, dan Wewenang Bank Indonesia – 41&#13;
2.3.3 Status dan Kedudukan Bank Indonesia – 43&#13;
2.3.4 Ruang Lingkup Kebijakan – 44&#13;
2.3.5 Hubungan Kelembagaan BI dengan Pemerintah – 47&#13;
2.3.6 Hubungan Kelembagaan BI dengan Internasional – 49&#13;
2.4 Tata Kelola dalam Pelaksanaan Kebijakan BI – 50&#13;
2.5 Catatan Penutup – 57&#13;
&#13;
BAB 3: KERANGKA KERJA KEBIJAKAN MONETER&#13;
3.1 Pendahuluan – 59&#13;
3.2 Konsep Kebijakan Moneter – 60&#13;
3.2.1 Kebijakan Moneter dan Siklus Kegiatan Ekonomi – 61&#13;
3.2.2 Kebijakan Moneter dan Kebijakan Ekonomi Makro Lain – 64&#13;
3.2.3 Kebijakan Moneter dalam Perekonomian Terbuka – 65&#13;
3.3 Kerangka Kerja Kebijakan Moneter – 71&#13;
3.3.1 Kerangka Strategis Kebijakan Moneter – 71&#13;
3.3.2 Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter – 75&#13;
3.3.3 Kerangka Operasional Kebijakan Moneter – 82&#13;
3.3.4 Penentuan Respons Kebijakan Moneter Rules vs Discretion – 84&#13;
3.4 Kebijakan Moneter di Indonesia – 86&#13;
3.4.1 Kebijakan Moneter Periode Pre-Krisis Ekonomi 1997 – 86&#13;
3.4.2 Kebijakan Moneter Periode Pascakrisis Ekonomi 1997 – 90&#13;
3.4.3 Kebijakan Moneter dengan Sasaran Kestabilan Harga – 98&#13;
3.5 Catatan Penutup – 107&#13;
&#13;
BAB 4: MANAJEMEN NILAI TUKAR DAN ALIRAN MODAL ASING&#13;
4.1 Pendahuluan – 111&#13;
4.2 Dimensi Konseptual dan Empiris – 113&#13;
4.2.1 Trilema Kebijakan: Manajemen Nilai Tukar dan Aliran Modal Asing – 113&#13;
4.2.2 Sistem Nilai Tukar dan Devisa – 115&#13;
4.2.3 Praktik Manajemen Aliran Modal Asing – 120&#13;
4.3 Praktik Kebijakan Nilai Tukar dan Manajemen Aliran Modal Asing di Indonesia – 127&#13;
4.3.1 Kebijakan Nilai Tukar dan Devisa – 128&#13;
4.3.2 Sejarah Sistem Nilai Tukar dan Sistem Devisa di Indonesia – 135&#13;
4.3.3 Praktik Manajemen Aliran Modal Asing di Indonesia – 137&#13;
4.4 Catatan Penutup – 141&#13;
&#13;
BAB 5: STABILITAS SISTEM KEUANGAN DAN KEBIJAKAN MAKROPRUDENSIAL&#13;
5.1 Pendahuluan – 143&#13;
5.2 Konsep Stabilitas Sistem Keuangan – 145&#13;
5.2.1 Definisi Stabilitas Sistem Keuangan – 146&#13;
5.2.2 Prosiklikalitas Perilaku Sektor Keuangan – 149&#13;
5.3 Tinjauan Konseptual Kebijakan Makroprudensial – 153&#13;
5.3.1 Konsep dan Karakteristik – 153&#13;
5.3.2 Instrumen Kebijakan – 158&#13;
5.3.3 Interaksi dengan Kebijakan Lain – 161&#13;
5.4 Kebijakan Makroprudensial di Indonesia – 164&#13;
5.4.1 Mandat dan Kerangka – 164&#13;
5.4.2 Instrumen – 173&#13;
5.4.3 Koordinasi Antar Otoritas – 181&#13;
5.4.4 Peran Pemerintah, OJK dan LPS – 182&#13;
5.5 Catatan Penutup – 183&#13;
&#13;
BAB 6: LINKAGE STABILITAS MONETER DAN SISTEM KEUANGAN&#13;
6.1 Pendahuluan – 185&#13;
6.2 Perilaku Sektor Keuangan dan Efektivitas Kebijakan Moneter – 189&#13;
6.3 Integrasi Kebijakan Moneter dan Makroprudensial – 194&#13;
- 6.3.1 Peran Kebijakan Makroprudensial – 194&#13;
- 6.3.2 Integrasi Kebijakan Moneter dan Makroprudensial – 197&#13;
6.4 Bauran Instrumen Kebijakan – 200&#13;
- 6.4.1 Tujuan Bauran – 200&#13;
- 6.4.2 Variasi Respons Bauran Kebijakan – 201&#13;
- 6.4.3 Aspek Teknis dalam Implementasi – 205&#13;
6.5 Implikasi pada Mandat Kebijakan Bank Sentral – 209&#13;
- 6.5.1 Penyesuaian Mandat dan Konsekuensinya pada Tata Kelola Kebijakan – 209&#13;
- 6.5.2 Mandat Pelaksanaan Kebijakan Makroprudensial dan Mikroprudensial – 211&#13;
- 6.5.3 Kejelasan Mandat dalam Penanganan Krisis – 214&#13;
&#13;
BAB 7: SISTEM PEMBAYARAN DAN PENGEDARAN UANG&#13;
7.1 Pendahuluan – 217&#13;
7.2 Dimensi Konseptual Sistem Pembayaran – 221&#13;
- 7.2.1 Pembayaran dan Sistem Pembayaran – 221&#13;
- 7.2.2 Komponen Sistem Pembayaran – 225&#13;
- 7.2.3 Evolusi Sistem Pembayaran – 226&#13;
- 7.2.4 Peran Sistem Pembayaran dalam Perekonomian – 234&#13;
- 7.2.5 Risiko Sistem Pembayaran – 239&#13;
7.3 Sistem Pembayaran di Indonesia – 242&#13;
- 7.3.1 Komponen Sistem Pembayaran di Indonesia – 243&#13;
- 7.3.2 Arsitektur Sistem Pembayaran di Indonesia – 246&#13;
- 7.3.3 Peran dan Aspek Hukum Bank Indonesia dalam Sistem Pembayaran – 250&#13;
- 7.3.4 Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 – 253&#13;
7.4 Pengelolaan Uang Rupiah di Indonesia – 257&#13;
- 7.4.1 Konsep Uang dan Peranannya pada Perekonomian – 258&#13;
- 7.4.2 Peran Bank Indonesia dalam Pengelolaan Uang Rupiah – 259&#13;
- 7.4.3 Tahapan Pengelolaan Uang di Indonesia – 261&#13;
7.5 Catatan Penutup – 266&#13;
&#13;
BAB 8: EKONOMI DAN KEUANGAN SYARIAH&#13;
8.1 Pendahuluan – 269&#13;
8.2 Filosofi Ekonomi dan Keuangan Syariah – 270&#13;
- 8.2.1 Filosofi Ekonomi Syariah – 270&#13;
- 8.2.2 Kepatuhan pada Prinsip Syariah – 275&#13;
- 8.2.3 Filosofi Keuangan Syariah – 277&#13;
- 8.2.4 Konsep Moneter Syariah – 283&#13;
8.3 Kebijakan Moneter Syariah di Indonesia – 287&#13;
- 8.3.1 Instrumen Moneter Syariah – 290&#13;
- 8.3.2 Lanskap Implementasi Kebijakan Moneter Konvensional dan Syariah – 296&#13;
8.4 Sistem Keuangan Syariah di Indonesia – 298&#13;
- 8.4.1 Lanskap Sektor Keuangan Syariah – 299&#13;
- 8.4.2 Akad dan Produk Keuangan Syariah – 300&#13;
- 8.4.3 Industri Keuangan Komersial – 301&#13;
8.5 Keuangan Mikro dan Sosial Islam di Indonesia – 309&#13;
- 8.5.1 Keuangan Mikro Syariah – 309&#13;
- 8.5.2 Keuangan Sosial Islam – 313&#13;
- 8.5.3 Infrastruktur – 317&#13;
8.6 Catatan Penutup – 320&#13;
&#13;
BAB 9: TRANSPARANSI DAN STRATEGI KOMUNIKASI KEBIJAKAN&#13;
9.1 Pendahuluan – 323&#13;
9.2 Dimensi Konseptual Transparansi dan Strategi Komunikasi Kebijakan – 325&#13;
- 9.2.1 Beberapa Pandangan mengenai Transparansi – 326&#13;
- 9.2.2 Transparansi, Rezim Kebijakan Moneter, dan Akuntabilitas Demokrasi – 332&#13;
- 9.2.3 Strategi Komunikasi Kebijakan Moneter – 337&#13;
9.3 Praktik dan Studi Empiris Transparansi dan Strategi Komunikasi Kebijakan di Beberapa Negara – 348&#13;
- 9.3.1 Penilaian Transparansi oleh IMF – 348&#13;
- 9.3.2 Praktik di Sejumlah Bank Sentral Terkemuka – 351&#13;
- 9.3.3 Transparansi dan Strategi Komunikasi pada Masa Krisis – 355&#13;
9.4 Transparansi dan Strategi Komunikasi di Indonesia – 359&#13;
- 9.4.1 Transparansi dalam rangka Penguatan Kerangka Kebijakan Moneter – 359&#13;
- 9.4.2 Tantangan Komunikasi dalam Lingkungan Ketidakpastian – 361&#13;
9.5 Catatan Penutup – 365&#13;
&#13;
BAB 10: KOORDINASI KEBIJAKAN&#13;
10.1 Pendahuluan – 367&#13;
10.2 Tinjauan Konseptual Koordinasi Kebijakan – 369&#13;
- 10.2.1 Pandangan Konseptual mengenai Koordinasi Kebijakan – 369&#13;
- 10.2.2 Pentingnya Koordinasi Kebijakan – 372&#13;
10.3 Koordinasi Kebijakan Bank Indonesia dan Pemerintah – 376&#13;
- 10.3.1 Aspek Legal Koordinasi Kebijakan Moneter dan Fiskal di Indonesia – 376&#13;
- 10.3.2 Bentuk Koordinasi Kebijakan Bank Indonesia dan Pemerintah – 377&#13;
10.4 Catatan Penutup – 399&#13;
&#13;
BAB 11: BAURAN KEBIJAKAN BANK SENTRAL&#13;
11.1 Pendahuluan – 401&#13;
11.2 Paradigma Kebijakan Bank Sentral Pasca Krisis Keuangan Global 2008/09 – 403&#13;
- 11.2.1 Bank Sentral dalam Pusaran Krisis – 403&#13;
- 11.2.2 Mandat Ganda Bank Sentral – 408&#13;
- 11.2.3 Konsepsi Dasar Bauran Kebijakan Bank Sentral – 410&#13;
11.3 Bauran Kebijakan Bank Indonesia – 413&#13;
- 11.3.1 Sasaran dan Instrumen Bauran Kebijakan – 413&#13;
- 11.3.2 Kebijakan Suku Bunga dan Nilai Tukar – 419&#13;
- 11.3.3 Manajemen Aliran Modal Asing – 423&#13;
- 11.3.4 Kebijakan Makroprudensial – 425&#13;
- 11.3.5 Pranata Kelembagaan – 427&#13;
11.4 Catatan Penutup – 429&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Iskandar Simorangkir(Ed)</note>
 <classification>332.1</classification>
 <identifier type="isbn">9789797697679</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Sunan Kudus Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>332.1 SIM p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1.20SR1019073.05</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1.16SR1019073.02</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1.20SR1019073.03</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1.20SR1019073.04</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1.16TD1019073.01</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>020065.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>533071</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-24 09:42:17</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>