<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="556721">
 <titleInfo>
  <title>Childfree &amp; happy :</title>
  <subTitle>keputusan sadar untuk hidup bebas anak</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tunggono, Victoria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Buku Mojok Grup</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">1</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku</form>
  <extent>xxi, 150 halaman ; 20 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanpa anak atau bebas anak adalah sebuah keputusan atau pilihan hidup untuk tidak memiliki anak, baik itu anak kandung, anak tiri, ataupun anak angkat. Penggunaan istilah Childfree untuk menyebut orang-orang yang memilih untuk tidak memiliki anak ini mulai muncul di akhir abad 20. Sebagian orang ingin menunda punya anak, sebagian kecil lainnya benar-benar tidak ingin punya anak. Kelompok kedua biasa disebut childfree, sebutan untuk orang-orang yang hidup Bebas-Anak sepanjang hidup mereka. Kini tidak sedikit orang Indonesia yang berpikir untuk childfree, meski yang berani menyatakannya secara terbuka belumlah banyak. Wajar saja sebab masyarakat masih memandangnya sebelah mata, menganggapnya sebagai tindakan egois belaka. Padahal jauh dari kesan itu, orang-orang childfree memutuskannya berdasarkan perenungan mendalam dan kesadaran penuh, hingga akhirnya menyadari bahwa menjadi orang tua bukanlah peran yang cocok bagi mereka.</note>
 <note type="statement of responsibility">Victoria Tunggono</note>
 <classification>155.413 83</classification>
 <identifier type="isbn">9786239497958</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Sunan Kudus Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>155.413 83 TUN c</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SR556721.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>556721</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 14:08:18</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 14:08:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>